Rabu, 21 September 2016. Menjadi momen paling bersejarah
dan bahagia untuk sahabatku, Aini Zidni Lathipan. Hari itu, Ai secara resmi
lulus dari kuliahnya di Akademi Kebidanan dan juga resmi menyandang gelar Ahli Madya
Kebidanan. Let's say Alhamdulillahirabbilalamiin:") Jadilah..lahir bidan
cantik baru ini, proudly I say she is my bestbestbest friend I ever had, Aini
Zidni Lathipan, Am. Keb..
Diundang hadir menyaksikan wisuda
dan angkat sumpah di hari itu menjadi hal yang paling terhormat buatku. Gak
lebay, karena memang ini pertama kalinya dan tepat kalau orang yang pertama aku
hadiri wisudanya ya mesti Aini. hahaha Aini, sahabat dari kecil, dari kelas 1
SD. Kita mulai deket karena satu jemputan yang sama. Les-nya juga sempet
bareng. Iya kan? Still you remember Mrs. Aisyah? kita les bahasa inggris
disana, sama temen-temen yang lain. Walaupun gak selalu 1 kelas di SD, SD Jaya
Suti Abadi. Dulu mah jaman kita sekolahnya gak se-keren sekarang ya. Sekarang
namanya udah pakek Global School #applause, dan... beruntung Alhamdulillah bisa
masuk SMP yang sama, SMPN 1 Tamsel. Stop dulu deh nostalgianya, aku mau
ceritain How was the feeling when I watched that graduation ceremony.
Malam sebelum hari H, Ai udah WA
aku buat on time jam set6 udah di rumahnya. Ya.. karena rara yang mau langsung
ikut berangkat bareng dari rumah (notabene-nya ra numpang, wkwk mesti on time
beneran deh huhuhuhu), jadinya siap2 lebih awal dan langsung cuuuss jam set6.
Sampai disana, langsung disambut sama adiknya, Qintara (btw, nama panggilannya
is like mine-rara-). Kalian tau Ai masih ngapain??? D-A-N-D-A-N. Yes, as like
what I though before. Secara momen sakral gituu mesti dandan SUPER BADAIIII
pakek bulu-bulu mata gitu deeehh (duuuh rara sih ampuuunnnn) hahaha XD aaannndd
jeng-jeeengg.
![]() |
| Aini, cantiknya yaaaa, hatinya juga lhooo |
Yang rara suka dari aini itu… dia selalu apa adanya. Gak peduli deh orang mau komentar apa. Pokoknya dia ngelakuin segala sesuatu tuh emg yang berasal dari hatinya. I could feel it. Humoriiissss pulaakk! Kalian harus tau, satu satunya orang yang selalu bikin ra paling ngakak ya dia nih. Hahaha. (Aaahh jadi anen-.-)
Lanjut yaaa.. hihi.
Ternyata yang dari rumah Ai bukan cuma keluarga dan rara aja. Ada temennya yang
ikut dari rumah, namanya Desi. Agak susah juga sih pas mau mulai ngajak
kenalan. Mungkin lg deg2an plus pusing mikirin roknya yng ketinggalan kali yaa
-.- (fyi, temennya Ai ini dateng ke rumah Ai buat pergi bareng. Dan kalian
harus tau kalau Desi ini lupa gak bawa rok -.- untung aja masih bisa keburu
mama-nya anter lagi roknya. Could you imagine when you came forward to your
lecturer (for move the kunciran from left to the right part, but you don’t wear
skirt. You wear jeans!!! -.-) oh my! Mungkin efek buru2 juga yaa. HAHA gapapa..
biar makin teliti deh yaa
Diperjalanan rara,
desi, aini duduk di kursi tengah. Di bangku belakang ada rara, ike, sama
zahira. Yang paling depan, ya Nyonya dan Tuan. Hehe Sepanjang jalan, Ai sama
Desi sesekali ngobrolin temennya yang udah nyampe dari pagilaah, berangkat dari
abis subuhlaah. Ckckck terlalu semangat yak!-.- (must be appreciated). Terus
juga ngobrolin temennya yang kayo rayoo yng katanya selepas wisuda gak mau
praktek, tapi ngelanjutin usaha orang tuanya (That was not wrong choice, tapi sayang aja sih ilmunyaaaa .-. kalau bisa bagi waktu buat 2 hal itu bagus
deehh. Emg enak ya idupnya, kalau kata Ai ‘terlahir dengan sendok emas’ wkwk
kepikiran aja sih:D)
Sampe disanaaaa,
langsung buru2 turunlah kita bertiga, nyari to-i-let. Sekalian rapih-rapih
cantik gituuu. Sebelum nyampe di toilet langsung ada yng fotoin gitu. Duuuuhhh
berasa artis ajaa yaa. Hahha (kalian harus tau! Ternyata gak beda dari dufan. Pas
balik pulang kita dikejar-kejar buat beli jepretannya tadi. What the ffuuhh-…-)
Oke, masuk ke inti dari
hari itu:
Masuk ke ballroom
gedung, rara langsung terkesima dengan semua wajah-wajah bahagia yang
cantiiiikkkkk. Karena judulnya bidan, gak ada tuh yang pakek toga laki
(yaiyalaahh)
Bahagia ya jelas. Bersyukur
udah pasti. Bangga jangan ditanya lagi. Disaksikan orang tua, keluarga,
dosen-dosen, 68 mahasiswi itu telah resmi menjadi seorang bidan. Dan secara
otomatis masuk dalam Ikatan Bidan Indonesia. Alunan lagu yang dibawakan paduan
suara menambah haru suasana di dalam. Dimulai dari lagu-lagu romantiiiss,
semangaattt, sampai haruuu pas bawain lagu ‘terima kasih guruku’ sama lagu ‘bunda’
aaiiihhh..
![]() |
| Aini, cantiknyaaaa hihi hatinya juga lhooo |
![]() |
| Ai, and her..... (fill it whatever you want) |
Eki, pertama cuma tau kalau Eki ini temen SMAnya. Makin lama jd kebuka deh, dia ternyata juga orang Griya, anak RT 6, dulu pernah gabung di remaja masjid, dan bodohnyaaaa rara gak ngeh klo eki pernah ikutan remaja masjid dan dia lg deket sama sahabat rara -...- Pastinya dengan kedatangan Eki ini, punya tempat sendiri di hati Aini yaa. hihi Ah kalian ini! love you both!
![]() |
| Aini & Rara |
Bangga. Bahagia.
Seneng. Bersyukur. Masih diijinkan Allah menjadi sahabat kamu, Ai.. Rara
seneeeenngggnyaaaa masyaAllah :”) percaya gak sih Ai? Kalau rara bilang begitu
nama Ai di sebutin di atas panggung, lengkap dengan gelar yng Ai sandang. Rara
nangiiiissss :””))) HAHA serius iniiii. Hihi Untung aja Ai inget rara buat
dateng kesitu. Kalau enggak? Beeuuuhhh kita end aja lah Ai! (ini serius)
Ra gak bisa berhenti
bilang bersyukur Ai. Dipertemukan. Dipilihkan. Dititipkan. Seorang sahabat
seperti Aini ini. Rara berharap hanya maut yang memisahkan silaturahmi kita di
dunia yaa. InsyaAllah kita (meskipun banyak kekurangan) terus berhijrah menjadi wanita solehah, anak yang
berbakti pada orang tua, anak yang bisa menyelamatkan orang tua dari api
neraka, kelak menjadi muslimah solehah, istri solehah, ibu yang baik untuk
anak-anak kita kelak. Daaannn selama perjalanannya kita nanti sukses, kita
liburan barennngg, cerita2 bareeenngg. Semoga kesampean yaa kita liburan
barengnya Ai. Aamiin J Kalau keburu abis nikah pasti bakalan
susah. huhu
Oh iya, pesan rara buat
Aini. Tetap menjadi Aini apa adanya seperti sekarang. Banyak orang yang mencintai
Aini seperti ini. Jangan dilebih-lebihkan. Teruslah berubah menjadi kupu-kupu
cantiik, banyak menolong orang, menjadi pribadi yang rendah hati, dan murah
senyum. Jadikan surga menjadi tujuanmu dalam menolong orang. Profesi Ai
sekarang sudah mulia.. maka lebih muliakanlah dengan rasa hati tulus ikhlas dan
untuk berjihad..
![]() |
| Aini & Rara |
Jadi sahabat rara terus
ya Ai.. Makasih untuk semua kebahagiaan yang Ai kasih untuk rara. Maaf belum
menjadi sahabat yang baik untuk Ai. Kalau boleh membalikkan kisah perjalanan hidup,
ra mau balik di momen2 kita ketawa bareng waktu masih sekolah Ai :):):’)
Rara sayang Aini, like
my own sister Hihi
Salam sayang,
Rara




