Jumat, 23 Februari 2024

Cerita Sampai Januari 2021

 Sudah lama sekali tidak berada disini... 

Kira-kira, blogger masih banyak peminatnya gak ya? 

Terakhir menulis disini sih tahun 26 Desember 2022, paling tidak lebih dari 1 tahun yang lalu

Dan kalau dilihat dari judul-judulnya sih, kebanyakan cerita-cerita sedih yaaa.. hahaha

Dasar, emang orangnya suka mendramatisir segalanya... terlalu perasa dan sensitif


Pernah baca kutipan, setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya

Setuju banget!

karena ternyata, sekarang ini orang-orang yang dulu menjadi alasan-alasanku sedih atau senang, banyak yang sudah gak ada disisiku... 

Ada yang memang pergi karena sibuk, ada juga yang beneran berpulang


Banyak sekali yang terjadi dari tahun 2018 sampai sekarang, paling tidak setelah lulus S1 di akhir tahun 2017. Dimulai dari ikut tes wawancara kerja dan belajar TOEFL. Sampai akhirnya, takdir membawaku ke Bogor. Lokasi yang indah, dengan kenangannya juga yang indah.. ada beberapa yang buruk sih, tp yaaa namanya juga hidup, kan? Katanya, trauma itu harus dihadapi, meskipun gak sengaja, pada akhirnya aku jadi ngekos di Bogor selama kurang-lebih 1.5 tahun. Karena di tahun awal kuliah S2 harus PP dari Jakarta (kosan Vinta). Perjalanan yang sangat berharga dan aku bangga bisa selesai semua. Walau sempat ngerasain juga rasanya terasingkan, terus belum lelah fisik karena harus PP Jakarta-Bogor. Seringnya sih di perpus kampus sampai jam 8an, terus gojek ke stasiun Bogor, tidur di kereta, turun di Manggarai dan gojek lagi sampai kosan. Alhamdulillah... sampai juga waktu pandemi datang. 

Pandemi di dunia mulai pada 2019 akhir tahun, sampai di Indonesia pada belasan Februari 2020, sampai akhirnya mulai lockdown di sekitar awal Maret. Aku ingat banget, karena momennya pas harusnya bisa masuk laboratorium untuk mulai penelitian, eh Qadarullah malah lockdown dan gabisa ke kampus. Akhirnya pulang ke rumah. Selama lockdown, seingetku sih sekitar 3 bulan kampus lockdown total ya. Karena rektor dan beberapa mahasiswadan tendik yang ngekos/rumahnya di sekitar kampus pada sakit Covid. Pasti merasa panik sih, karena pasti lulusnya jadi tertunda. Tapi gak bisa berbuat apapun juga selain nunggu pengumuman dari kampus. Selama di rumah, dipaksa nyicil bikin jurnal dan tinpus tesis sedikit-dikit. hehe tapi bisa tebak gak, apakah aku kerjakan semuanya? Jelas enggak. 

Suasana covid terbilang mulai reda, atau yaaa mau gak mau harus new normal. Kampus mulai memperbolehkan mahasiswa penelitian masuk lab sekitar bulan September 2020. Aku ingat, karena di bulan September akhir tsb, mulai penelitian sensori di lab. Sulitnya nyari panelis. hmmh Setelah itu juga masuk lab biokim dan kimia. Sampai akhir tahun... gak ada yang terlalu spesial sih. Dan rasanya semangat hidup juga jauh berkurang, karena mulai banyak denger orang-orang lebih banyak yang meninggal. Dan orang-orang tsb adalah orang-orang terdekat, tetangga. Sirine ambulance kedengeran sampai rumah, pengumuman duka cita dari masjid paling tidak 1 hari terdengar 1 kali. Hmmm

Sampai akhirnya di Januari 2021, bulan ulang tahunku. Biasanya sih aku semangat banget lho, meskipun yaaa gak dirayain juga. Tapi di waktu itu, terasanya masih gak sesemangat itu. Aku ingat kok, awal-awal Januari, setelah tahun baruan tidur di rumah. Balik lagi ke lab, dan mama kondisinya drop sampai harus di rawat dan operasi jantung dan sedot cairan di paru-paru. Menurut dokter, itu bagian dari resiko operasi.  

Aku ingat banget, lagi di lab biokim lantai 3 kampus, udh 3 jam di Lab tapi pikirannya ke rs, ke mama. Akhirnya minggu itu pulang dan nemenin mama nginep di RS. yaAllah, aku masih ingat jelas kok, pasca operasi itu mama sehat, komunikasinya jelas, dan baterai jantung mama bekerja dengan bagus di badan mama, menurut dokter. Sampai akhirnya mama diperbolehkan pulang dan sejak itu, tahun duka mulai membersamai kami.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar