Selasa, 10 April 2018

Thing I can buy for parent by myowned

Assalamualaikum..

Hi you! I mean anyone who read this post

I just want to tell you my several stories.
Alhamdulillah.. I just graduated on Sept last year and Now I'm very buzy on preaparing for postgraduate school. I hope I could be one of students there.. Aamiin..

After graduation, I was being called by my old student, being her teacher, and I said YES. (I mean I've ever been being a teacher in Bimbel. And I stopped it because I must be focus to thesis, at that moment)

So, beside preaparing for postgraduate school, I do private tutor for my old student and her lil sister. She is grade 9 JHS and her lil sister, grade 7 JHS.

I am so glad she had much better in study. She got position 3 in her class. She got highest score for math, She liked english so much, and more dilligent than before. So does her sister. Kind of dilligent and cute kids. 😄

From it, Alhamdulillah I have salary. I can buy what I want, I can pay for testing TOEFL and TPA, and the highlight is I can buy milk for mom, dad, and aunt. I buy Anlene for mom and aunt, and Diabetasol for dad. I know it's like nothing. But I think It's the best time to start caring them.

Perharps, For now I only can share this for them. But deeply in my heart. I really want to share everything what I have, everything of mine for them, for family. (Just a standart and simple thing children wanna do for parent)

I maybe could listen to people for manyways. But the truly struggles are only me and Allah who know that..  so please don't too much look for other. They have their ways, their pains, their lifes.

Just focus on your way ya ra..
Ganbatte!

Alhamdulillahirabbilalaamiin for everything now

*not a good grammar everywhere 😂 *

Senin, 19 Februari 2018

Haiku


Haiku 1
Langit biru berawan
Burung menari membuat lukisan
Itu, Namamu!

Haiku 2
Warna-warni bunga
Harum penuhi ruang
Kau datang!

Haiku 3
Pilu, sakit, tak tahan
Luka menganga
Trauma

Haiku 4
Sakit perut
Kupu-kupu berterbangan
Kasmaran

Haiku 5
Warna-warni pelangi
Gelap dan terang
Perjalanan hidup

Haiku 6
Peluh berjatuhan
Do’a dikirimkan
Perjuangan

Haiku 7
Cantik rupawan
Kuat mempesona
Aku!

Haiku 8
Lepas tali sepatu
Menoleh ke belakang
Hanya jejak

Haiku 9
Aku menoleh
Kau tidak
Cerita kita

Haiku 10
Pahit kopi
Manis gula
Kita jadi satu


 Haiku oleh: Tiara Indra Saraswati






Terpenjara Trauma


Malam hari di sudut ruang
Dingin menggigil merasuk tulang
Hancurkan jejak juga kenangan
Kisah sedih kembali terulang
Dalam memori tak kunjung hilang

Kunci telah berkarat
Rapuh, usang tak berwarna
Lama tersimpan, terlupakan
Hatipun membiru
Lama tak dibuka
Terpenjara trauma
Tenggelam sampai palung ketakutan
Berharap pada penyelam

Lagu sedih dimainkan
Puisi sedih memilukan
Sesaat terdiam
Kembali tenggelam dalam trauma
Pipi tak lagi basah
Entah untuk sekian lama

Senyum terukir sesekali
Sesal, malu menyelimuti
Untuk hati yang tak kunjung lepas
Terpenjara trauma

puisi oleh: Tiara Indra Saraswati

Puisi galau ini sebterlalu sbenernya pernah kukirim ke satu situs gitu, cuma gaada kabar sampai skrng. 

Rabu, 31 Januari 2018

Gerhana Bulan (Rabu 31 Jan 2018, kamar kos)

Bukan sibuk  untuk menyaksikan langsung, bukan sibuk untuk live report update status ke medsos..

Sambil live streaming gerhana bulan di youtube, menangislah sejadi-jadinya..

Bukan karena gak bisa keluar liat langsung atau apa...

tapi merinding, Ya Allah.. sungguh Engkau Maha Besar.. Indah Bulan Mu.. Teringat segala nikmat yang telah Allah limpahkan..

Betapa tidak berterimakasihnya hamba ini ya Allah.. :"(

Astaghfirullahaladzim
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar Laa ilaahaillallahu allahuakbar.. Allahuakbar Walillahilham..

Sabtu, 13 Januari 2018

Telur Glundung Cabe Merah

Assalamualaikum!

Halooo.. Kali ini aku akan share ke kalian cara buat Telur Glundung Cabe Merah, khususnya untuk cewek-cewek yang baru belajar masak. Karena cara buatnya terbilang cepat (1 jam) dan praktis, jadi bisa banget diikutin sama kalian buat Nge-Sok ngaku jago masak. hehehe

Jadi, yang perlu kalian siapin adalah...
1. Telur Ayam
Kalian harus pastiin penyimpanan telurnya sudah baik yaa. Supaya kebersihan dan keamanannya tetap terjaga. Meskipun di kulkas-kulkas udah ada rak khusus telur, sebenernya telur bisa kok disimpan di suhu ruang biasa aja alias gak usah di masukkin kulkas. Tapi, pastikan disimpan dengan benar ya, misal di taruh di egg tray-nya. 
2. Cabe
Cabe yang dipakai yaitu cabe merah, cabe rawit orens, cabe rawit hijau (tapi yang ijo terang itu lhooo). Jumlahnya tergantung selera ya, disesuaikan juga sama jumlah telurnya.
3. Tomat dan Bawang Merah
Bawang Merah jadi suatu keharusan. Kalau tomat ini opsional. Yang pasti, tomat ini cepat banget siklus kematangannya. Semakin lama, semakin overripening alias cepat menuju kondisi busuk. Jadi, masakan yang dicampur tomat, harus dipanaskan berkala atau cepat-cepat dihabiskan.
4. Garam dan Gula
Garam dan gula ditambahkan untuk menambah cita-rasa. Sesuai dengan budaya masak di rumah, garam dan gula menjadi wajib buat ditambahin nih..
5. MSG 
MSG ini opsional. Bisa ditambahin atau enggak. Kalau dirumah, khusus masakan ini, aku gak pernah nambahin sih. Tapi kalau garam dan gula belum cukup enak, kalian bisa nambahin MSG ini. 

Langkah-langkahnya adalah...
1. Rebus cabe, tomat, dan bawang
Merebus cabe juga bisa bermanfaat sebagai cara pengawetan terbaik untuk cabe. Selain bisa mengurangi bau langu, bisa juga untuk mengurangi tingkat kepedasan cabe. Direbus kira-kira 15-20 menit
2. Rebus Telur 
Rebus telur ayam sampai matang. Setelah matang, telur dibiarkan sampai suhunya turun, kemudian di kupas kulitnya. Setelah dikupas kulitnya, telur di goreng sampai beberapa bagian putih telurnya berwarna kecoklatan
3. Goreng Telur 
Telur glundung di goreng sampai beberapa bagian putihnya kecoklatan. Kenapa digoreng lagi? Biasanya, dengan merebus aja belum bisa menentukan telur sudah dalam keadaan matang sempurna, makanya perlu digoreng. Warna kecoklatannya juga bisa membuat telur lebih menarik sih.. ^^
4. Ulek Cabe, tomat, dan bawang
Semua cabe, tomat, dan bawang di ulek sedikit demi sedikit. Dirumah, cabe diulek tidak sampai halus, tapi masih dibiarkan kulit cabenya utuh. Kalau terlalu halus, nanti jadinya telur glundung balado, bukan telur glundung cabe merah. 
5. Masak Ulekan cabe, tomat, dan bawang
Dimasak dengan campuran minyak secukupnya dan api kecil, sambil ditambahkan garam dan gula. Mixing sampai tercampur sempurna dan rasanya merata. 
6. Masukkan Telur
Kalau sudah cukup matang dan enak, matikan kompor, kemudian masukkan telur glundung kedalam campuran cabe tadi.
7. Siap di santap!
Telur Glundung Cabe Merah buatan rara :)

Itu aja resep luar biasa HAHA versi rara. Hari ini Minggu, 14 Januari 2018 perdana buat telur glundung cabe merah bymyself. Semoga bermanfaat ya! Meskipun terlihat mudah, tapi kalau belum benar-benar buat sendiri, gak akan pernah bisa-bisa deh.. Jadi, Selamat Mencoba!



Jumat, 01 Desember 2017

Pengalaman Awal Memutuskan Berkerudung (Nutup Aurat)

Sabtu, 2 Des 2017 02:05 WIB

Assalamualaikum...

Hari ini mau cerita tentang pengalaman awal memutuskan berkerudung.

SD. Gakmau pakai kerudung

SD. Ada beberapa temen sekelas dulu sudah pakai kerudung. Rara belum pakai, tepatnya gamau. Karena Mama juga waktu itu belum berkerudung sih, jadi ya buat apa. Kemana-mana juga pakainya baju dress pendek selutut. Ya Allah.. :" sama sekali belum paham kalau sudah wajib pakai kerudung (nutup aurat). Apalagi Ra mulai 'dapet' SD kelas 6. hehe Cepet ya! :D

Meskipun gak mau pake kerudung, tapi tetep aja kesel kalau orang nganggap Ra nonislam. Pernah lagi ulangan Agama Islam, cuma Rara yang gak dibagiin kertas ulangannya (kebetulan sekelas cuma 1 anak yang non islam dan lagi beda ruang ujian). Jadinya ngambil sendiri ke depan. Parahnya guru ini malah bilang, "Kirain kamu Hindu". Astaghfirullahaladzim.. Walaupun gak sampai nangis, tapi kok ganggu banget ya omongannya, sampai masih inget kan sekarang. 

SMP. Kerudung Buka-Tutup, Belum Niat

SMP. Sekolah memang mewajibkan untuk semua muslimah pakai kerudung. Jadi, otomatis kalau Sekolah pakai kerudung. Tapi kalau udah keluar dari pintu Sekolah, langsung deh tuh kerudung lempar kemana alias masih buka-tutup. Mama juga belum pakai kerudung. Jadi yaa, buat apa. Dan lagi-lagi emang belum paham kalau pakai kerudung (nutup aurat) itu wajib. 

Untungnya, SMP Rara ini termasuk yang agamis banget lingkungannya. Setiap Jum'at pagi semua siswa dikumpulin di lapangan, terus kita semua (termasuk guru) dzikir, hafalan 99 asmaul-husna, dan setiap sebelum belajar pasti baca al-qur'an. Meskipun masih suka pakai baju pendek kalau diluar Sekolah, beda aja sih.. Udah mulai ngerasa "Oh, kok nyaman ya kalau pakai kerudung gini". Tapi belum niat buat pakai kerudung gitu. Lagi-lagi karena Mama juga masih belum berkerudung khan. Hehe..

Mulai SMP kelas 9, baru mulai kemana-mana pakai kerudung, tapi tetep celana panjang ketat sih. T.T Disini Mama juga mulai kemana-mana pakai kerudung. Walaupun kalau males ya enggak -.- Malah Papa sebenernya gak nyuruh Mama atau Rara berkerudung (waktu itu). -...- 

Tapi yaaaaaa, emang dasar! Pas perpisahan SMP, ke Jogja. Ke Candi-candi kann, panas hehe. Yaudah, buka lagi deh kerudungnya. -..- pakai baju model kodok gitu tapi pendek selutut. Foto keluarga terakhir juga gak berkerudung. Pokoknya, SMP mulai lebih sering berkerudung sih, tapi masih belum benar-benar niat dan paham sama maksud mesti berkerudung (nutup aurat).

Kalau dari cerita diatas, Rara emang selalu menjadikan Mama sebagai Role Model pertama ya. Jadi kesimpulannya, InsyaAllah nanti Rara harus jadi Role Model buat anak-anak Rara. Banyak belajar dan berpikir Alhamdulillah... Mungkin emang sudah waktunya ya.

SMA. Mulai Malu, Risih kalau diliatin

SMA. Sekolah juga mewajibkan pakai kerudung buat yang muslimah. Kurang lebih sama sih ceritanya sama waktu SMP. Cumaaaa, udah mulai muncul rasa malu. Malu kalau nih rambut keliatan, lutut keliatan, ihh dilatin kakinya. risih! Jadilah Alhamdulillah.. hmm kelas 11 atau 12 ya benar-benar niat pakai kerudung kemana-mana karena alesan malu. Nah, disini udah mulai tau kalau pakai kerudung/jilbab itu wajib. Alhamdulillah sudah mulai istiqamah pakai kerudung, tapi tetep pakai celana panjang ketat. 

Kuliah. Mulai banyak paham

Kuliah. Awal-awal kuliah, udah berniat akan fokus ke belajar. Palingan kalau mau ikut-ikutan ekskul gitu yang berkaitan dengan agama aja. Dan akhirnya gabung sama Lembaga Dakwah Kampus. Rara liat dan ingat, gimana proses temen-temen rara yang pertama masuk kampus sama kayak rara (berkerudung tapi masih pakai celana panjang), sekarang malah hijrahnya luar biasa banget. Sudah sempurna pakai baju langsungan panjang gombrong, jilbabnya juga gak kalah panjang. Malah ada yang sudah pakai niqab (cadar). hmm setau rara, niqab ini sunnah kan?  yang wajib ditutup yang ada di Al-quran.

Dan... memutuskan buat pakai rok juga lumayan berat. Berat. Gak gampang. Beneran!
Bukan alasan keluwesan mondar-mandirnya ya, tapi lebih ke "Oh, udah mulai gak menyerupai laki-laki kan? bagus dong. Tapi, harusnya dari sifat/sikap/pikiran Rara juga mesti mencerminkan perempuan yang lebih baik dong? Solehah? Tapi masih mau pecicilan"

Kebanyakan Tapi, tapi, tapi. Terus akhirnya cerita ke Mama. Mama malah bilang "Ribet. kan naik kereta." 

Iya juga sih. Tapi Alhamdulillah dari dalam hati Rara, waktu itu berniat mau lebih baik. Mau jadi perempuan cantik, anggun, mudah-mudahan bisa lebih meningkatkan keimanan Rara. 
Sempat terhalang restu Mama. Jadinya dari rumah pakai celana panjang, terus di stasiun bekasi ganti pake rok. Ini ada kali selama 1 semester awal-awal pakai rok. Mama gak tau. 

Tapi lama-lama malah ngerasa ribet ganti-ganti di stasiun. Jadinya dari rumah udah pakai rok. Mama sempet gak setuju. Malah pernah bilang nanti jatoh kalau pakai rok (waktu itu). Aduuh.. Maaa do'a mama tuh..

Tapi lama kelamaan capek juga Mama ngomongin Rara. Ya Rara cuma bilang Iya aja. Tapi tetep cus nya pakai rok. ehhehe

Sampai sekarang kalau menurut Mama gak pantes nih nyocokin baju ini-itu pakai rok. Mama bakal bilang "Gausah pakai rok-laah" Alhamdulillah gak sampai marah sih rara, cuma kecewa dikit. Abis itu tapi Ra selalu bilang gini, "Gak nyaman lagi pakai celana Ma, enakkan rok. Kalo gerah tinggal diangkat roknya" 

Ngawur banget sih emang jawabnya -..- tapi mama langsung diem. wkwk

Nah, sekarang... lagi bersiap-siap buat niat pakai baju langsungan. Tapi, masih banyak tapinya..
Do'akan yang terbaik yaaa.. :")









Rabu, 09 Agustus 2017

heart beat

I can hear my own heart beat now fastly.
In the midnight, wake up, I only can hear my own heart beat fastly~